Minggu, 23 September 2012

FORMULASI VIAL


LAPORAN LENGKAP
PERCOBAAN
VIAL THIAMIN HCl

OLEH :
NUR AZIZAH SYAHRANA
NUR FAHMI MULYADI
NUR ANNISA
ASNIA RAHMAWATI
MARLIANA ZAINUDDIN
RISNA RAHAYU

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR 
2012

I.     FORMULA ASLI
R/ Injeksi vial Thiamin HCl
II.  RANCANGAN FORMULA
Nama Produk          : VIALIN @ injeksi
Jumlah produksi      : 1000 vial @ 10 ml
Tanggal Formulasi  : 8 Mei 2012
Tanggal Produksi   : 8 Mei 2013
No Reg                 : DKL 13024011  AI
No. Betch             : M 013 011
Komposisi             : Tiap 10 ml injeksi mengandung :
Thiamin  HCl             100 mg
Benzalkonium  klorida          0,01 %
Na2EDTA                              0,1 %
NaCl                                      0,2 %
Aqua pro injeksi            ad 10 ml
III.     MASTER FORMULA
 


PT. hidr09enasi FARMA

INJEKSI THIAMVIL® 
Dibuat oleh :
Disetujui oleh
Klp IV
Anshari Masri, S. Farm
No
Kode Bahan
Nama bahan
Fungsi bahan
Per vial
Per batch
1
 TC-01
ThiaminHCl
Zat aktif
100 mg
100000 mg
2
 BK-02
Benzalkonium  klorida
Pengawet
1 mg
1000 mg
3
 NE-03
 NaEDTA
Pengkhelat
1  mg
1000 mg
4
 NC-04
 NaCl
Pengisotonis
67 mg
20000 mg
5
 API-05
Air untuk injeksi
Pembawa
Ad 10 ml
Ad 10000 ml
 
I.     ALASAN PEMBUATAN PRODUK
Produk steril adalah sediaan teraseptis dalam bentuk terbagi-bagi yang bebas dari mikroorganisme hidup. Sediaan parenteral ini merupakan sediaan unik diantara bentuk sediaan obat yang terbagi-bagi karena sediaan ini disuntikkan melalui kulit atau membran mukosa kebagian dalam tubuh. karena sediaan ini mengelakkan garis pertahanan pertama dari tubuh yang paling efisien yakni membran kulit dan mukosa.
Jika obat tidak dapat diminum melalui mulut karena ketidak mampuan untuk menelan atau tidak sadar. Inaktifasi obat oleh cairan lambung  atau ada tujuan untuk meninkatkan aktifitas obat maka dapat dipilih rute parenteral. Sediaan steril injeksi dapat berupa ampul, ataupun berupa vial. Injeksi vial adalah salah satu bentuk sediaan steril yang umumnya digunakan pada dosis ganda dan memiliki kapasitas atau volume 0,5-100 ml. Injeksi vial dapat berupa takaran tungal atau ganda dimana digunakan untuk mewadahi serbuk bahan obat.  Larutan atau suspensi dengan volume sebanyak 5 ml ataupun lebih. Berdasarkan R-Voight botol injeksi vial ditutup dengan sejenis logam yang dapat dirobek atau ditembus  oleh jarum injeksi untuk menghisap cairan injeksi.
Vitamin adalah suatu zat senyawa kompleks yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita yang berfungsi untuk membantu pengaturan atau proses kegiatan tubuh.  Tanpa vitamin manusia, hewan dan mahkluk hidup lainnya tidak dapat melakukan aktifitas  hidup dalam kekurangan vitamin dapat memperbesar peluang terkena penyakit pada tubuh kita. Vitamin B1 atau tiamin adalah penting untuk pencerakinan dan penggunaan karbohidrat, lemak dan protein. Ia juga mampu memelihara sistem saraf dan otot yang sehat serta fungsi jantung yang normal.
Setiap badan kita memerlukan vitamin B1 dalam bentuk ATP untuk badan. Vitamin B1 bekerja sebagai  co-enzim yang aktif pada proses metabolisme dan pembentukan energi. Kebutuhan akan vitamin tergantung pada usia, kelamin dan susunan makanan sehari-hari.
II.  ALASAN PENAMBAHAN BAHAN
a.    API
ü  Martindale :1674Air untuk injeksi adalah air bebas pirogen yang digunakan untuk membuat larutan injeksi.
ü  Lachman ; 1294
ü  Sejauh ini pembawa yang paling sering digunakan untuk steril adalah air, karena air merupakan pembawa untuk semua cairan tubuh.
ü  Sterile dosage form ; 19
Air steril untuk injeksi pada temperature ekstrim atau tinggi akan mencegah terjadinya reaksi pirogen dengan cara menghambat pertumbuhan mikroorganisme.
b.    Benzalkonium klorida
ü  DOM martin 896
Benzal konium klorida adalah pengawet yang paling efektif dan bereaksi dengan cepat jika penggunaanya terkontrol.
ü  Ansel 544 Dalam preparat sediaan steril campuran benzalkonium Cl dan Na2EDTA  (0,01-0.1%) digunakan
ü  Excipient 56
ü  Benzal konium klorida (0,01%) b/v juga diguankan dalam sediaan parenteral kecil. 


c.     Na2 EDTA
ü  Excipien 243 Na2EDTA digunakan sebagai agen pengkhelat dalam formulasi parmasietika dengan konsentrasi 0,05-0,1%
ü  Peracikan Sediaan steril 17
Zat pengkhelat meningkatkan keefektifan antioksidan. Zat penghelat yang paling umum digunakan adalah dinatrium edeta
ü  Pharmaceutikal Preformulation and Formulation 2 nd
Untuk obat yang rentang terhadap degradasi aktif , stabilitas dan agenchelating dapat dimasukkan dalam formulasi untuk meningkatkan umur simpanan produk seperti dinatrium Edetat
IV.    URAIAN BAHAN

V.     PERHITUNGAN
1.         Perhitungan  Isotonisitas
a.         Rumus PTB

PTB Thiamin  HCl            = 0,074                     a1 = 1%
PTB Benzalkonium CL    = 0,9                          a2 = 0,01 %
PTB Na2EDTA               = 0,14              a3 = 0,1 %
             PTB NaCl                           = 0,576        
Karena hipotonis, maka  perlu penambahan bahan pengisotonis,  maka NaCl yang ditambahkan :
% NaCl    = 0,9 % - 0,7 %
                             = 0,2 %
1.    PerhitunganBahan
ü  Per Dosis
Dibuat 10 ml untuk 1 Vial
ThiaminHCl            = 1% x 10 ml  = 0,1g  = 100 mg
Benzalkonium = 0,01% x 10 ml =  0,001 g  = 1 mg
Na2EDTA                            = 0,1% x 10 ml =  0,01 g   = 10 mg
NaCl                         = 0,2% x 10 ml =  0,02 g  = 20 mg
APIad 10 ml           = 10 mL- (0,1 +  0,001, + 0,01 + 0,02) g / mL
                                = 10 mL – 0,131 g / mL
                                = 9,869 g
ü  Per Batch
Jumlah produk      1000  vial @ 10 ml = 10000 ml
Thiamin  HCl         = 100 mg  x 1000      =100000  mg
Benzalkonium       = 1 mg  x 1000           = 1000  mg
Na2EDT A           = 10 mg  x 1000         = 10000 mg
NaCl                     = 20 mg x 1000          = 20000 mg
API          ad      10000 ml
2.    Pengenceran
Benzalkoniumklorida  =
Na2EDTA                   =
NaCl                            =

I.              CARA KERJA
1.        Disiapkan alat dan bahan yang akan digunakan.
2.        Disterilkan masing-masing alat sesuai dengan cara sterilisasinya.
3.        Alat-alat gelas dibebasalkalikan dengan cara direndam dalam HCl panas 0,1 N selama 30 menit kemudian dibilas dengan air suling.
4.        Alat-alat dari karet dibebassulfurkan dengan cara direndam dengan Na2¬CO3 2% yang mengandung Na Lauril Sulfat 0,1% selama 15 menit kemudian dibilas dengan air suling.
5.        Ditimbang Na2EDTA 10  mg dilarutkan dalam API 5 ml dan dipipet 1 ml
6.        Ditimbang benzalkonium klorida sebanyak 1 mg dilarutkan dalam 50 ml API dan dipipet 1 ml
7.        Ditambahkan benzalkonium klorida kedalam larutan tiamin HCl aduk hingga homogen tambahkan hasil pengenceran Na2EDTA aduk hingga homogen
8.        Dibuat pengenceran NaCl dengan menimbang 20 mg NaCl kemudian dilarutkan dalam 3 ml API dan dipipet 1,2 ml dimasukkan dalam campuran larutan  no. 7
9.        Dicek pH nya
10.    Dicukupkan volumenya hingga 10 ml dan dimasukkan dalam vial coklat
11.    Disterilkan dalam autoklaf selama 15 menit pada suhu 1210C selama 20 menit.
12.    Didinginkan dan diberi etiket serta dikemas dalam wadah.

DAFTAR PUSTAKA

1.        Ditjen POM, (1979), Farmakope Indonesia, Edisi III, Depkes RI, Jakarta.
2.        Ditjen POM, (1995), Farmakope Indonesia, Edisi IV, Depkes RI, Jakarta.
3.        Parrot, L.E., (1971), Pharmaceutical Technology Fundamental Pharmaceutics, Burgess Publishing Co, USA.
4.        Jenkins, G.L., (1969), Scoville's:The Art of Compounding, Burgess Publishing Co, USA.
5.        Gennaro, A.R., (1998), Remington's Pharmaceutical Science, 18th Edition, Marck Publishing Co, Easton.
6.        Tjay, T.H., (2000), Obat-obat Penting, Edisi V, Depkes RI, Jakarta.
7.        Ganiswara, S.B., (1995), Farmakologi dan Terapi, Edisi IV, Bagian Farmakologi FKUI, Jakarta.
8.        Kibbe,A.H., (1994), Handbook of Pharmaceutical Excipient, The Pharmaceutical Press, London.
9.        Lachman, L, et all, (1986), The Theory and Practise of Industrial Pharmacy, Third Edition, Lea and Febiger, Philadelphia.
10.    Turco, S.,dkk., (1970), Sterile Dosage Forms, Lea and Febiger, Philadelphia.
11.    Parfitt,K., (1994), Martindale The Complete Drug Reference, 32nd Edition, Pharmacy Press.
12.    Gilman,G.A., (     ), Goodman and Gilman's The Pharmaceutical Basis of Therapeutics, Pergamen Press.
13.    AMA Drug Evaluation, (1995), Drug Evaluation Annual, 1995, American Medical Association, America.
14.    Groves,M.J., (   ), Parenteral Technology Manual, Second Edition, Interpharm Press.
15.    Mycek,dkk., (2000) Farmakologi Ulasan Bergambar, Edisi 2, Widya Medika, Jakarta.

Tabel STERILISASI
 
No
NamaAlat/
Bahan
Metode
Sterilisasi
Pustaka


  1.  
Batangpengaduk
Autoklaf, 1210C, 20 menit
Parrot : 286

  1.  
Sendoktanduk
Autoklaf, 1210C, 20 menit
Parrot : 286

  1.  
Gelasukur
Autoklaf, 1210C, 20 menit
Parrot : 286

  1.  
Pipet skala
Autoklaf, 1210C, 20 menit
Parrot : 286

  1.  
Pipettetes
Autoklaf, 1210C, 20 menit
Parrot : 286

  1.  
Gelaskimia
Oven, 1700C, 2 jam
Parrot : 286

  1.  
Erlenmeyer
Oven, 1700C, 2 jam
Parrot : 286

  1.  
Buret
Sublimasi


  1.  
Kertassaring
Oven, 1700C, 2 jam
Lachman :623

  1.  
Kertasperkemen
Oven, 1700C, 2 jam
Lachman :623

  1.  
Sediaanakhir
Autoklaf, 1210C, 20 menit
MD 28th :1217

  1.  
Thiamin  HCl
Autoklaf, ataufiltrasi
Md 28th :342

  1.  
NaCl
Autoklaf, penyaringan
Exp : 266

  1.  
Aquadest
Autoklaf
FI IV : 112

  1.  
Benzalkonium klorida
Atutoklaf
MD 27th: 228

  1.  
Na2EDTA
Atutoklaf


  1.  
Vial
Oven, 1700C, 2 jam
Parrot : 286

  1.  
Sarungtangan
Autoklaf, 1210C,15 menit
Parrot:286

Rabu, 19 September 2012

Ayat Motivasi dan Mutiara Kata

1. Semiskin-miskin orang ialah orang yang kekurangan adab dan budi pekerti – Hukama
2. Jika anda mahu membuat sesuatu, anda akan cari jalan. Jika anda tidak mahu membuat sesuatu, anda akan cari alasan. – Peribahasa Arab
3. Harta akan habis digunakan tanpa ilmu tetapi sebaliknya ilmu akan berkembang jika ianya digunakan.
4. Nilai hidup harus diukur dengan garis yang lebih mulia, iaitu kerja dan bukannya usia. – Richard Brinsley Sheridan
5. Kamu dapat mengenal lebih banyak tentang diri seseorang itu dari adab dan pertanyaannya, bukan dari jawapan-jawapannya. – Voltaire
6. Setiap orang dapat mencapai kejayaan dalam hal apa saja, asalkan ia sangat menyukai pekerjaan yang dilakukan.
7. Lebih baik tidur dengan perut yang lapar daripada bangun tidur dengan banyak hutang.
8. Jagalah dirimu baik-baik, usahakanlah kemuliaannya, kerana engkau dipandang manusia bukan kerana rupa tetapi kesempurnaan budi dan adab.
9. Masa depan itu dibeli oleh masa sekarang. – Samuel Johnson
10. Seseorang yang jujur diterima ucapannya olehmusuh.
11. Pengecut mati banyak kali sebelum kematiannya. Yang berani mati hanya sekali.
12. Hidup biarlah berbakti, walaupun tidak dipuji…
13. Jangan sekali-kali kita meremehkan sesuatu perbuatan baik walaupun hanya sekadar senyuman.
14. Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi. Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa. Dalam kesempitan hidup ada kekuasaan ilmu.
15. Jika keadilan ditegakkan, keberanian tidak diperlukan lagi.
16. Barangsiapa menyebarluaskan berita-berita kekejian yang didengarnya, maka dia seperti pelakunya.
17. Tidak ada manusia yang hidup untuk gagal, tetapi tidak merancang adalah merancang untuk gagal.
18. Orang yang sibuk selalunya nampak bising, orang bekerja diam diam sahaja.
19. Apabila engkau telah berazam, maka bertawakallah kepada Allah – Ali imran : 159
20. Kekuatan tidak datang dari kemampuan fizikal,tetapi ianya datang dari semangat yangtidak pernah mengalah.

Senin, 17 September 2012

Efek samping dari mengonsumsi antibiotik

Antibiotik merupakan senyawa atau kelompok obat yang dapat mencegah perkembangbiakan berbagai bakteri dan mikroorganisme berbahaya dalam tubuh. Dilansir dari detikhealth, antibiotik juga digunakan untuk menyembuhkan penyakit menular yang disebabkan oleh protozoa dan jamur.

Tapi belum banyak orang yang tahu bahwa antibiotik juga dapat menyebabkan efek samping yang cukup membahayakan. Dikutip dari Ehow, berikut enam efek samping dari mengonsumsi antibiotik.

1. Gangguan Pencernaan
Salah satu efek samping antibiotik yang paling umum adalah masalah pencernaan. Mulai dari diare, mual, kram, kembung dan timbul rasa nyeri.

2. Gangguan Fungsi Jantung
Beberapa orang yang mengonsumsi antibiotik bisa mengalami jantung berdebar-debar, detak jantung abnormal, sakit kepala parah, masalah hati seperti penyakit kuning, masalah ginjal seperti air kecing berwarna gelap dan masalah saraf seperti kesemutan di tangan dan kaki.

3. Infeksi
Efek samping yang paling rentan dirasakan wanita adalah infeksi jamur pada organ reproduksi yang dapat menyebabkan keputihan, gatal dan miss V yang mengeluarkan bau serta cairan.

4. Alergi
Orang yang mengonsumsi antibiotik juga sering mengalami alergi, bahkan hingga bertahun-tahun. Alergi yang sering terjadi adalah gatal-gatal dan pembengkakan pada mulut atau tenggorokan.

5. Resistensi
Orang yang keseringan minum antibiotik bisa mengalami resistensi atau kekebalan. Ketika seseorang resisten terhadap antibiotik, ada beberapa penyakit dan infeksi yang tidak dapat lagi diobati, sehingga memerlukan antibiotik dengan dosis lebih tinggi.

6. Mengancam Nyawa
Penggunaan antibiotik dosis tinggi dan dalam jangka lama dapat menimbulkan efek samping yang sangat serius, seperti kerusakan hati, penurunan sel darah putih, kerusakan otak, kerusakan ginjal, aritmia jantung (gangguan irama jantung) dan bahkan kematian.

http://wolipop.detik.com





Solusi dan Penyebab Sakit Perut

       Ini penyakit sejuta umat, siapapun rasanya pernah terkena sakit perut. Beberapa hal di bawah akan membedakan jenis sakit perut yang Anda alami -ditinjau dari gejalanya, kemudian langkah pertama untuk mengatasinya. Tentu saja, pada kasus-kasus yang berat Anda butuh bantuan dari ahlinya -dokter di sebelah rumah Anda.
Jadi, apa yang harus Anda lakukan?

1. MAAG
Gejala: Rasa nyeri di derah uluhati, disertai keluhan lain seperti mual, muntah, perut kembung, cepat kenyang, dan bersendawa -terutama ketika Anda lapar.
Penyebab: Macam-macam. Bisa karena makanan, terutama makanan yang mengandung gas seperti kol, ubi, dan sawi. Atau bisa juga disebabkan minuman seperti kopi, alkohol, dan soda. Selain faktor makanan, maag bisa dihubungan dengan faktor stres, merokok, dan konsumsi obat-obat penghilang rasa sakit termasuk obat rematik.
Solusi: Sebenarnya obat-obatan antimaag yang mengandung antasida cukup untuk mengatasi gejalanya. Antasida ini berfungsi untuk menetralisir asam lambung. Tapi jika rasa sakit itu tidak berkurang, barangkali Anda perlu membuat janji dengan dokter. Jangan lupa, kurangi makanan yang bisa mengganggu kinerja lambung -makanan yang terlalu asam atau terlalu pedas. Dan mulai sekarang, makanlah dengan teratur.

2. BATU EMPEDU
Gejala: Mereka yang memiliki batu pada kandung empedu biasanya merasakan nyeri ulu hati yang hilang timbul. Kadang kala, rasa nyeri itu seolah menjalar ke bagian belakang tubuh.
Penyebab: Makanan berlemak atau bisa juga dikaitkan dengan kadar kolesterol yang terlalu tinggi. Batu empedu adalah endapan kolesterol, bilirubin, atau garam kalsium lainnya yang terbentuk di kantung empedu atau di dekat saluran empedu.
Solusi: Jika pada pemeriksaan dokter -yaitu dengan USG abdomen- sudah dipastikan adanya batu pada kandung empedu, maka sebaiknya Anda harus dioperasi. Apalagi jika batu itu batu kalsium atau batu non kalsium yang terlanjur membesar dan mengeras. Bagaimana lagi?

3. USUS BUNTU
Gejala: Nyeri pada perut bagian kanan bawah. Biasanya disertai mual dan muntah, serta nyeri terus-menerus. Kadang kala, rasa nyerinya akan bertambah hingga tiga kali lipat ketika Anda harus berjalan. Badan Anda akan terasa tidak enak dan meriang. Akibat rasa sakit yang hebat, kadang kala Anda tak sadar untuk memegangi terus bagian perut bagian kanan bawah sambil… mengaduh.
Penyebab: Kuman atau bakteri yang masuk. Jadi jika Anda menyangka penyebabnya adalah akibat terlalu banyak makan cabai atau biji-bijian, Anda termakan mitos.
Solusi: Jika Anda mengalami gejala sakit pada perut di bagian kanan bawah, segeralah ke dokter. Pastikan apakah gejala ini merupakan infeksi usus buntu (apendisitis akut). Jika ya, barangkali Anda harus menginap di rumah sakit untuk operasi. Operasi merupakan cara terbaik karena jika masalah ini didiamkan saja, maka ada kemungkinan usus tersebut pecah, infeksi menyebar ke seluruh perut, yang akibatnya sangat fatal.

4. KOLERA
Gejala: Perut Anda seperti ditekan, merasa nyeri terutama di perut bagian bawah, lalu diikuti kejang otot perut. Perasaan mual dan muntah-muntah biasanya datang setelah mencret. Kolera sering juga disebut dengan penyakit muntaber karena gejala utamanya adalah muntah dan BAB.
Penyebab: Kuman Vibrio cholerae yang punya nama alias lain iBacillus coma. Kuman ini disebarkan melalui makanan dan minuman yang tercemar.
Solusi: antibiotics online Ganti cairan tubuh yang hilang dengan garam oralit. Bila kehilangan cairan tubuh cukup banyak dan penderita sudah tidak dapat menerima cairan dari mulut, maka cairan pengganti diberikan melalui infus.

5. BATU GINJAL

Gejala: Nyeri pada perut kiri atau kanan bawah yang menjalar menuju penis. Jika batu ginjal ini menyerang, boleh jadi Anda akan mengalami rasa nyeri yang luar biasa hebat akibat saluran kemih (yang mirip selang) akan meregang kuat akibat menahan air seni yang tak bisa keluar.
Penyebab: Batu di saluran kencing (batu ureter). Nyeri yang dirasakan hilang timbul dan intensitas rasa sakitnya akan makin bertambah hebat ketika Anda kebelet kencing.
Solusi: Sebenarnya penghilang rasa sakit yang dijual bebas dapat diminum untuk mengurangi rasa nyerinya. Tapi tentu saja itu tergantung intensitas rasa sakitnya, jika terlalu hebat… pasrah sajalah. Pergi ke dokter merupakan langkah cerdas untuk mendapatkan obat penghilang rasa sakit yang biasanya diberikan melalui suntikan. Atau jika batunya terlalu besar dan keras, maka prosedur operasi akan dilakukan untuk menyelesaikan masalah. Ini adalah pelajaran agar Anda rajin minum -terutama jika Anda bekerja di ruangan ber-AC.

6. SEMBELIT
Gejala: Nyeri pada perut yang hilang timbul, lokasinya berada di sekitar pusar. Nyeri ini muncul berkaitan dengan makanan yang Anda konsumsi atau akibat susah buang air besar.
Penyebab: Akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi lemak dan kurang makan sayur-sayuran. Pada kasus yang berat, sembelit bisa disebabkan karena adanya halangan mekanis pada usus seperti radang pada dinding usus, kanker, atau usus yang menonjol keluar.
Solusi: Konsumsilah obat pencahar. Sesuaikan dengan penyebab sembelitnya, jika penyebabnya kotoran Anda terlalu keras beli obat pencahar yang melunakkan tinja, atau pilihlah obat pencahar yang membuat saluran pencernaan terasa penuh sehingga menimbulkan rangsangan untuk BAB, atau pilihlah pencahar yang bisa menyerap cairan.

7. DISENTRI
Gejala: Rasa mulasnya barangkali hampir sama ketika isteri Anda hendak melahirkan. Yang bikin kesal Anda harus bolak-balik ke WC untuk BAB. Sehari mungkin Anda bisa 20 hingga 30 kali BAB, dan kotoran Anda akan mencret serta berlendir. Terkadang, kotoran itu disertai darah.
Penyebab: Konsumsi makanan kotor yang telah terinfeksi kuman shigela dissentri atau amuba usus.
Solusi: Untuk mengobatinya, terlebih dahulu Anda harus mengganti cairan yang telah keluar dengan garam oralit. Pemberian antibiotika sangat penting untuk membunuh kuman. Tapi tetap saja upaya pencegahan lebih penting ketimbang pengobatan. Caranya adalah dengan menjaga kebersihan, membasmi lalat di rumah, serta menjaga makanan dan minuman dari kotoran.

Jenis sakit kepala dan Cara Mengatasinya

Hampir setiap orang pernah mengalami sakit kepala baik yang ringan sampai nyeri yang luar biasa. Ada berbagai jenis sakit kepala, dan tentu saja cara menghadapinya pun berbeda.

Jangan sampai Anda salah mengenali jenisnya, dan melakukan pengobatan yang tak tepat. Bukannya sembuh, bisa jadi justru bertambah parah. Berikut adalah jenis sakit kepala dan cara mengatasinya yang dilansir dari Health.

1. Sakit Kepala Tegang (Tension)
Sakit kepala jenis ini paling umum dialami oleh setiap orang. Sakit kepala ini umumnya dakibatkan oleh ketegangan otot dibagian kepala, bahu dan belakang leher.

Gejala: Sakit kepala tegang diawali dengan rasa sakit yang akut pada titik pemicu, nyeri dan sakit pada otot di area leher dan pundak.

Penyebab: Ketegangan otot ini bisa disebabkan oleh posisi tubuh yang kurang nyaman, stres dan juga kelelahan.

Pengobatan: Anda bisa mengkonsumsi obat penghilang nyeri yang dijual bebas dipasaran, tentunya dengan dosis yang dianjurkan. Misalnya Aspirin, Ibuprofen, dan Naproxen. Atau mulailah untuk melakukan meditasi, gerakan yoga ringan, dan banyak istirahat.

2. Sakit Kepala Migren
Sakit kepala migren sering digambarkan sebagai salah satu jenis sakit kepala yang hebat, berdenyut dan menyerang kepala pada satu sisi. Migren adalah kondisi neurologis yang disebabkan oleh gangguan pembuluh darah karena adanya perubahan serotonin.

Gejala: Sakit kepala migren ini dimulai dengan nyeri yang hebat atau kepala terasa berdenyut, menjadi terganggu terhadap cahaya, suara dan bau, bahkan sampai mual atau muntah.

Penyebab: Sakit kepala ini bisa disebabkan karena stres, perubahan hormon, dan bahkan beberapa jenis makanan juga dapat memicu terjadinya migren. Salah satunya, daging karena dapat menyebabkan pembuluh darah membengkak, dan memprovokasi sakit kepala.

Pengobatan: Untuk menguranginya, Anda dapat mengkonsumsi obat-obat yang dijual dipasaran seperti aspirin, acetaminophen, acetaminophen. Atau mintalah obat-obatan dengan resep dokter jika migren sudah terasa sangat parah.

3. Sakit Kepala Sinus
Sakit kepala sinus kadang sering tertukar dengan sakit kepala migren. Sakit kepala sinus paling sering dirasakan sebagai nyeri yang mendalam di tulang pipi, dahi, atau hidung. Sakit kepala sinus tidak berkaitan dengan perasaan mual, atau gangguan terhadap cahaya dan gejala lainnya yang biasa terjadi pada migrain.

Gejala: Nyeri sekitar hidung dan mata, hidung berair, sering disertai dengan demam.

Penyebab: Sakit kepala sinus disertai dengan sinusitis (peradangan pada selaput lendir), kondisi dimana lapisan membran selaput lendir menjadi bengkak dan meradang.

Pengobatan: Obat penghilang rasa sakit dan obat-obatan sinus.

4. Sakit Kepala Cluster
Sakit kepala jenis ini menyebabkan nyeri yang luar biasa dan biasanya terjadi pada pria.

Gejala:Sakit yang luar biasa, biasanya di sekitar mata, tapi dapat merambat pada area lain di wajah, kepala, leher dan pundak, Keluar air mata secara berlebihan, lendir atau basah pada lubang hidung, ukuran pupil yang mengecil dan kelopak mata yang layu.

Penyebab: Sakit kepala cluster umumnya disebabkan karena konsumsi alkohol, atau juga sering terjadi pada perokok.

Pengobatan: Suntikan smatriptan, naratriptan, frovatriptan dan lainnya yang berfungsi meningkatkan efek seratonin dan bisa segera mengurangi nyeri namun tidak mencegah rasa sakit berikutnya.